Sabtu, 30 Oktober 2021

PERMASALAHAN DALAM ALGORITMA

Diposting oleh Diani Widyaningrum di 02.26

Nama            : Diani Widyaningrum
NPM             : 21382004P
Kelas             : IF 20 Dx         
Mata Kuliah  
Analisis dan Strategi Algoritma


PERMASALAHAN SORTING

Sorting yang bisa diartikan sebagai suatu pengurtuan merukpakan suatu proses dalam menyusul atau mengelompokkan benda dalam urutan tertentu. Sorting juga bisa dilakukan untuk mengkategorikan dan memberikan label pada benda-benda yang sejenis. Salah satu cara  melakukan proses sorting yang penting adalah dengan cara mengatur benda-benda dengan informasi dalam urutan secara alfabetik sesuai dengan hubungan penyusunan yang telah didefinisikan sebelumnya.

Secara umum terdapat dua macam pengurutan yaitu :

 1. Ascending 
Ascending berarti mengurutkan data dari yang terkecil ke yang terbesar. Dalam dunia matematika, berarti bertambah yaitu dengan menulis angka yang dimulai dari yang terkecil sampai yang terbesar pada akhirnya.

 2. Descending
Descending berarti mengurutkan data dari yang terbesar ke yang terkecil. Desecding adalah kebalikan dari Ascending, yaitu dengan memulai dari angka terbesar dan terus hingga angka yang lebih rendah berikutnya sampai sampai pada angka terkecil pada akhirnya.

Salah Satu Solusi yang bisa dilakukan dalam proses Sorting adalah dengan metode Shell Sort.
Sell Sort merupakan salah algoritma dalam melakukan sorting, atau pengurutan data Angka. Tekniknya, dengan melakukan perbandingan angka pada 2 posisi dengan jarak tertentu, jarak disini diartikan jarak posisi antara 2 bilangan yang ingin dibandingkan.

Misalnya terdapat data bilangan 4,1,3,2,5, maka diterjemahkan posisi 1 adalah angka 4 sampai dengan posisi 5 adalah angka 5. Shell short dimulai pada jarak tengah jumlah deret bilangan, artinya jumlah bilangan dibagi 2, dalam kasus ini 5/2 dianggap 2. Yang dimaksud jarak disini adalah, misalnya 2 jarak dari angka 4 adalah 3, yaitu dari posisi 1 ke posisi 3. Shell sort selalu membandingkan angka di posisi dengan jarak-jarak tersebut, dengan hitungan mundur.

Contoh :

1.       Awal pembadingan jarak 3 , data A[1] =22 dibandingkan dengan data A[4]=3 dan jika nilai dari   data A[1} lebih kecil dari data A[4] maka tukar , jika tidak maka lanjutkan ke perbandingan selanjutnya.

2.       Lalu bandingkan data A[2]=10 dibandingkan dengan data A[5]=2 dan jika nilai dari data A[2} lebih kecil dari data A[5] maka tukar , jika tidak maka lanjutkan ke perbandingan selanjutnya.

3.       Lalu bandingkan data A[3]=15 dibandingkan dengan data A[6]=8 dan jika nilai dari data A[3} lebih kecil dari data A[6] maka tukar , jika tidak maka lanjutkan ke perbandingan selanjutnya.

4.       Dan jika semua sudah berurutan sesuai dengan semua yang dibandingkan dengan jarak 3 maka di lanjutkan dengan jara 1.

5.       Seperti dengan sebelumnya tetapi sekarang kita bandingkan dengan datayang di sebelahnya A[1] dengan A[2] jika sudah terurut, maka lanjutkan perbandingnan data A[2] dengan A[3], sampai semua data sudah terurut.


Kelebihan:

1.       Waktu pengurutan lebih cepat.

2.       Operasi pertukarannya hanya dilakukan sekali saja.

3.       Kompleksitas selection sort relatif lebih kecil.

Kekurangan:

1.       Pembagian masalah lebih rumit.

2.       Membutuhkan method tambahan.





Alamat web Program studi, Fakultas, Universitas 
 http://ti.ftik.teknokrat.ac.idhttp://ftik.teknokrat.ac.idwww.teknokrat.ac.id 

0 komentar:

Posting Komentar

 

azul Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei