Nama : Diani
Widyaningrum
NPM : 21382004P
Kelas : IF 21
Dx
Mata Kuliah : Organisasi dan
Arsitektur Komputer
Komputer
merupakan perangkat yang sangat penting bagi banyak aktivitas manusia saat ini.
Komputer banyak digunakan tidak hanya untuk bekerja, tetapi juga untuk keperluan bisnis, tugas sekolah, mempermudah pengumpulan dan
penyimpanan data, serta hiburan. Komputer memiliki berbagai komponen untuk
menyimpan data dengan hard drive yang menjadi perangkat penyimpanan utama. Di
sini, file-file Anda seperti berkas kerja, aplikasi, file OS, video, music dan
file lain disimpan. Selain hard drive, komputer juga memiliki ROM (Read-only
memory) dan RAM (Random Access Memory) sebagai tempat penyimpanan data. Anda
mungkin sudah tidak asing lagi dengan RAM, tapi bagaimana dengan ROM? Untuk
menjawab rasa penasaran Anda, kami akan membahas lebih banyak lagi tentang ROM
dalam artikel kali ini.
ROM adalah
singkatan dari ‘Read Only Memory‘ yaitu suatu perangkat keras pada komputer
atau PC yang berupa chip memori semikonduktor yang isinya hanya bisa dibaca
saja. ROM tidak dapat digolongkan sebagai RAM (Random Access Memory), walaupun
keduanya mempunyai kesamaan yaitu dapat diakses secara acak atau random. ROM
(Read Only Memory) berbeda dengan RAM (Random Access Memory). Atau biasa juga
definisi ROM adalah salah satu memori yang terdapat di dalam komputer. ROM ini
mempunyai sifat permanen, yang artinya program atau data yang disimpan didalam
ROM tidak mudah hilang ataupun berubah-ubah walau aliran listrik di sudah
matikan. Menyimpan data di dalam ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun
membaca data dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program atau data yang ada
diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena itu sifat ini, biasa dipakai
untuk menyimpan firmware (perangkat lunak yang berhubungan sangat erat dengan
perangkat keras).
ROM (Read Only
Memory) biasa juga disebut sebagai firmware merupakan jenis memori yang isinya
tidak hilang ketika tidak mendapat aliran listrik dan pada awalnya isinya hanya
bisa dibaca. ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer yang berisi
program dan data. Di dalam sebuah PC, ROM biasa disebut sebagai BIOS (Basic
Input/Output System) atau ROM-BIOS. Instruksi dalam BIOS inilah yang akan
dijalankan oleh mikroprosesor ketika komputer mulai dihidupkan. Umumnya proses
yang terkandung dalam BIOS secara berurutan adalah sebagai berikut:
1.
Memeriksa
isi CMOS.
2. Membuat
penanganan interupsi (Interrupt Handlers) dan pengendali piranti (device driver).
3.
Menginisialisasi
register dan manejemen daya listrik.
4.
Melakukan
pengujian perangkat keras (POST atau the power-on self test) untuk memastikan
bahwa semua perangkat keras dalam keadaan baik.
5.
Menampilkan
pengaturan-pengaturan pada sistem.
6.
Menentukan
piranti yang akan digunakan untuk menjalankan program (misalkan pirantinya
adalah harddisk).
http://ti.ftik.teknokrat.ac.id, http://ftik.teknokrat.ac.id, www.teknokrat.ac.id
0 komentar:
Posting Komentar