Nama : Diani Widyaningrum
NPM : 21382004P
Kelas : IF 21 Dx
Mata Kuliah : Organisasi dan Arsitektur Komputer
Sistem Bilangan adalah Suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item fisik. Sistem Bilangan menggunakan suatu bilangan dasar atau basis yang tertentu. Dalam hubungannya dengan komputer, ada 4 Jenis Sistem Bilangan yang dikenal yaitu :
1. Bilangan biner (Bilangan berbasis dua, bilangannya: 0,1)
2. Bilangan octal (Bilangan berbasis delapan bilangannya: 0,1,2,3,4,5,6,7)
3. Bilangan desimal (Bilangan berbasis sepuluh, bilangannya: 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9)
4. Bilangan hexadesimal (Bilangan berbasis enam belas, bilangannya: 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F)
CARA MELAKUKAN KONVERSI BILANGAN
· Konversi bilangan octal ke desimal.
Cara mengkonversi bilangan octal ke desimal adalah dengan mengalikan satu-satu bilangan dengan 8 (basis octal) pangkat 0 atau 1 atau 2 dst dimulai dari bilangan paling kanan. Kemudian hasilnya dijumlahkan.
Misal, 137(8) = (7x80) + (3x81) + (1x82) = 7+24+64 = 95(desimal).
· Konversi bilangan biner ke desimal.
Cara mengkonversi bilangan biner ke desimal adalah dengan mengalikan satu-satu bilangan dengan 2 (basis biner) pangkat 0 atau 1 atau 2 dst dimulai dari bilangan paling kanan. Kemudian hasilnya dijumlahkan.
Misal, 11001(2) = (1x20) + (0x21) + (0x22) + (1x2) + (1x22) = 1+0+0+8+16 = 25(10).
· Konversi bilangan hexadesimal ke desimal.
Cara mengkonversi bilangan biner ke desimal adalah dengan mengalikan satu-satu bilangan dengan 16 (basis hexa) pangkat 0 atau 1 atau 2 dst dimulai dari bilangan paling kanan. Kemudian hasilnya dijumlahkan.
Misal, 79AF(16) = (Fx20) + (9x21) + (Ax22) = 15+144+2560+28672 = 31391(10).
· Konversi bilangan desimal ke biner.
Cara konversi bilangan desimal ke biner adalah dengan membagi bilangan desimal dengan 2 dan menyimpan sisa bagi per seitap pembagian terus hingga hasil baginya < 2. Hasil konversi adalah urutan sisa bagi dari yang paling akhir hingga paling awal.
Contoh:125(10) = …. (2)
125/2 = 62 sisa 1
62/2= 31 sisa 0
31/2=15 sisa 1
15/2=7 sisa 1
7/2=3 sisa 1
3/2=1 sisa 1 hasil konversi: 1111101
· Konversi bilangan desimal ke octal.
Cara konversi bilangan desimal ke octal adalah dengan membagi bilangan desimal dengan 8 dan menyimpan sisa bagi per seitap pembagian terus hingga hasil baginya < 8. Hasil konversi adalah urutan sisa bagi dari yang paling akhir hingga paling awal.
· Konversi bilangan desimal ke hexadesimal.
Cara konversi bilangan desimal ke octal adalah dengan membagi bilangan desimal dengan 16 dan menyimpan sisa bagi per seitap pembagian terus hingga hasil baginya < 16. Hasil konversi adalah urutan sisa bagi dari yang paling akhir hingga paling awal. Apabila sisa bagi diatas 9 maka angkanya diubah, untuk nilai 10 angkanya A, nilai 11 angkanya B, nilai 12 angkanya C, nilai 13 angkanya D, nilai 14 angkanya E, nilai 15 angkanya F.
· Konversi bilangan octal ke biner.
Konversi bilangan octal ke biner caranya dengan memecah bilangan octal tersebut persatuan bilangan kemudian masing-masing diubah kebentuk biner tiga angka. Maksudnya misalkan kita mengkonversi nilai 2 binernya bukan 10 melainkan 010. Setelah itu hasil seluruhnya diurutkan kembali.
· Konversi bilangan biner ke octal.
Konversi bilangan biner ke octal sebaliknya yakni dengan mengelompokkan angka biner menjadi tiga-tiga dimulai dari sebelah kanan kemudian masing-masing kelompok dikonversikan kedalam angka desimal dan hasilnya diurutkan.
· Konversi bilangan hexadesimal ke biner.
Sama dengan cara konversi bilanga octal ke biner, bedanya kalau bilangan octal binernya harus 3 buah, bilangan desimal binernya 4 buah. Misal kita konversi 2 hexa menjadi biner hasilnya bukan 10 melainkan 0010
· Konversi bilangan biner ke hexadesimal.
Teknik yang sama pada konversi biner ke octal. Hanya saja pengelompokan binernya bukan tiga-tiga sebagaimana pada bilangan octal melainkan harus empat-empat
· Konversi bilangan octal ke hexadesimal.
Teknik mengonversi bilangan octal ke hexa desimal adalah dengan mengubah bilangan octal menjadi biner kemudian mengubah binernya menjadi hexa. Ringkasnya octal->biner->hexa
· Konversi bilangan hexadesimal ke octal
Begitu juga dengan konversi hexa desimal ke octal yakni dengan mengubah bilangan hexa ke biner kemudian diubah menjadi bilangan octal. Ringkasnya hexa->biner->octal.
CARA MELAKUKAN ARITMATIKA INTEGER
·
· Operasi Penjumlahan Bilangan Biner
Operasi penjumlahan pada bilangan biner memiliki 4 syarat yang perlu dipahami seperti di bawah ini:
0 + 0 = 0
1 + 0 = 1
0 + 1 = 1
1 + 1 = 0 (disimpan 1)
· Operasi Pengurangan Bilangan Biner
Untuk operasi pengurangan bilangan biner, 4 hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:
0 – 0 = 0
0 – 1 = 1 (pinjam 1)
1 – 0 = 1
1 – 1 = 0
· Operasi Perkalian Bilangan Biner
1.
Pada
perkalian biner pada dasarnya sama dengan perkalian desimal,bedanya hanya nilai
yang dihasilkan hanya 0 dan 1.
2.
Bergeser
1 ke kanan setiap dikalikan 1 bit pengali
3. Setelah
proses perkalian masing-masing bit pengali selesai, lakukan penjumlahan
masing-masing kolom bit hasil.
· Operasi Pembagian Bilangan Biner
1.
Pembagian
biner pada dasarnya sama dengan pembagian desimal, bedanya nilai yang
dihasilkan hanya 0 dan 1
2. Bit-bit
yang dibagi diambil bit per bit dari sebelah kiri. Apabila nilainya lebih dari
bit pembagi, maka bagilah bit-bit tersebut. Jika setelah bergeser 1 bit
nilainya masih dibawah bit pembagi, maka hasil bagi sama dengan 0.
Alamat web Program studi, Fakultas, Universitas
http://ti.ftik.teknokrat.ac.id, http://ftik.teknokrat.ac.id, www.teknokrat.ac.id
0 komentar:
Posting Komentar