Nama : Diani Widyaningrum
NPM : 21382004P
Kelas : IF 21 Dx
Mata Kuliah : Organisasi dan Arsitektur Komputer
Keyboard
adalah bagian dari mesin tik dan kehadirannya sangat penting dalam menciptakan
urutan kata-ke-paragraf di mesin ketik. Tanpa
kita sadari, setiap hari kita bertemu dan menggunakan keyboard untuk segala hal
mulai dari mengetik pesan di ponsel hingga menyusun kata di komputer, laptop,
dan perangkat lainnya.
· Sejarah
Keyboard
Asal usul keyboard berasal dari mesin yang
disebut mesin tik. Namun di masa lalu, banyak orang menulis di atas kertas baik
menggunakan mesin tik biasa maupun elektrik. Keyboard
dimulai
dengan tampilan keyboard ABCDE dan keyboard qwerty mesin tik. Christopher Latham Shoals adalah
tokoh di balik penemuan mesin tik. Pada
titik ini, Chistopher mampu mengembangkan mesin tik untuk dijual. Namun, ada
cerita bahwa Henry Mill dan William Justin
Bart mencoba membuat mesin tik sebelum Christopher mulai menemukan mesin tik. Diyakini bahwa mesin tik Anda lambat dan mesin tik cenderung bekerja lebih lama saat
mengetik daripada menulis tangan.
1.
Qwerty
Tata letak keyboard QWERTY ditemukan oleh Scholes, Glidden dan Soule pada tahun 1878 dan menjadi mesin tik standar di pasaran pada tahun 1905. Array QWERTY diambil dari 6 karakter berurutan pada baris kedua kunci alfanum. Keyboard QWERTY dirancang agar jarak tombol yang paling sering ditekan sejauh mungkin, meminimalkan beban berlebih saat mengetik (menggunakan mesin tik mekanis). Tata letak QWERTY sangat umum, tetapi memiliki beberapa kekurangan dan ketidakefisienan. Misalnya, 48% perpindahan antar karakter berurutan harus dilakukan secara manual. Hanya 32 persen ketukan yang dilakukan pada home row (baris awal dari posisi jari pada keyboard). Beban tangan kiri lebih besar dari tangan kanan (56 persen). Contoh paling nyata dari ketidakefisienan tata letak QWERTY adalah pengetikan huruf `a` yang cukup sering dipakai, tetapi harus dilakukan oleh jari kelingking yang paling lemah.
2.
Dvorak
Keyboard
DVORAK (1932), dimana susunan hurufnya disusun sedemikian rupa sehingga tangan
kanan dibebani lebih banyak pekerjaan dibanding dengan tangan kiri. Selain itu,
tata letak Dvorak dirancang agar 70 persen dari ketukan jatuh pada home row,
sehingga bisa mengurangi kelelahan karena pengetikan (lebih ergonomik).
Secara
fisik, keyboard terbagi atas 4 bagian, yaitu:
1.
Keyboard
Serial
Port
serial adalah interface jadul yang banyak digunakan di komputer-komputer lawas.
Konektor ini antara lain digunakan untuk menyambungkan perangkat input seperti
keyboard dan mouse. Interface serial di komputer biasanya berupa konektor tipe
male dengan 9 pin yang diapit baut pengencang di sisi kiri dan kanan. Dalam
perkembangannya, tipe konektor serial digantikan oleh PS/2, kemudian oleh USB
hingga sekarang.
2.
Keyboard
PS/2
Konektor PS/2 (singkatan dari Personal System/2) sebenarnya juga tergolong lawas karena pertama kali diperkenalkan oleh IBM pada 1987. Interface ini dikembangkan secara khusus untuk menyambungkan mouse dan keyboard ke komputer. Lihat Foto Konektor PS/2 untuk keyboard di komputer(Jud McCranie/ Wikimedia Commons) Bentuknya di komputer berupa konektor bundar dengan 6 pin female yng disusun melingkar. Biasanya terdapat dua buah port PS/2 yang dibedakan berdasar warna: ungu untuk keyboard dan hijau untuk mouse. Meskipun tergolong teknologi legacy, port PS/2 masih banyak ditemukan di komputer masa kini, meskipun jumlahnya berkurang menjadi hanya satu. Alasannya, interface PS/2 menawarkan sejumlah kelebihan dibanding USB. Misalnya untuk membebaskan port USB supaya bisa dipakai perangkat lain. Beberapa motherboard juga kemungkinan tidak mendukung penggunaan keyboard USB di BIOS, sedangkan keyboard PS/2 memiliki universal compatibility, termasuk di lingkungan BIOS.
3.
Keyboard
USB
Komputer terbaru saat ini sudah banyak
menggunakan jenis konektor USB adalah jenis keyboard generasi terbaru.
Bentuknya sangat fleksibel dan cenderung bias dibawa kemana pun. Keyboard jenis
ini bias digolongkan sebagai keyboard portable. Umumnya terbuat dari karet, dan
pasti kedap air. Gambar dari keyboard USB bisa dilihat dibawah ini.
4.
Keyboard
Wireless
Sesuai dengan namanya, keyboard tipe
ini tidak menggunakan kabel sebagai penghubung antara keyboard dengan computer.
Jenis koneksi yang digunakan adalah infra red, wifi atau Bluetooth. Untuk
menghubungkan keyboard dengan computer, dibutuhkan unit pemancar dan penerima.
Unit pemancar biasanya terdapat pada keyboard itu sendiri, sedangakan penerima
biasanya dipasangkan pada port USB atau serial pada CPU. Gambar dibawah ini
adalah gambar keyboard jenis wireless beserta dengan mouse optic.
Alamat web Program studi, Fakultas, Universitas
http://ti.ftik.teknokrat.ac.id, http://ftik.teknokrat.ac.id, www.teknokrat.ac.id




0 komentar:
Posting Komentar